Kamera periskop adalah sistem kamera telefoto pada smartphone yang menggunakan desain optik terlipat untuk menyediakan focal length yang lebih panjang dalam ruang bodi HP yang terbatas.
Desain ini memungkinkan smartphone menawarkan kemampuan zoom jarak jauh tanpa harus menggunakan susunan lensa telefoto konvensional yang terlalu panjang.
Karena itu, istilah periskop sering ditemukan pada smartphone yang menawarkan kemampuan zoom optik seperti 5x atau lebih.
Apa Itu Kamera Periskop?
Kamera periskop merupakan salah satu bentuk desain kamera telefoto yang menggunakan folded optics atau optik terlipat.
Pada kamera smartphone biasa, cahaya umumnya bergerak dari depan kamera menuju sensor dalam arah yang relatif lurus.
Pada sistem periskop, jalur cahaya dapat dibelokkan menggunakan elemen optik seperti prisma sehingga perjalanan cahaya berlangsung lebih panjang di dalam bodi smartphone.
Sony sendiri memasukkan folded optics sebagai salah satu arah perkembangan teknologi kamera mobile untuk mendapatkan kemampuan zoom yang lebih tinggi.
Sederhananya
Kamera biasa:
Objek → lensa → sensor
Kamera periskop:
Objek → prisma → lensa yang tersusun menyamping → sensor
Susunan tersebut memungkinkan modul kamera memanfaatkan ruang horizontal di dalam bodi HP.
Mengapa Kamera Periskop Dibutuhkan?
Masalah utama kamera smartphone adalah ketebalan bodi.
Untuk menghasilkan focal length yang sangat panjang, sistem lensa membutuhkan jalur optik yang lebih panjang.
Jika seluruh jalur optik disusun lurus dari bagian belakang HP menuju sensor, modul kamera dapat membutuhkan ruang yang terlalu besar.
Kamera periskop mengatasi keterbatasan tersebut dengan melipat jalur cahaya.
Dengan demikian, smartphone dapat memperoleh sistem telefoto dengan focal length yang lebih panjang tanpa membuat modul kamera memanjang lurus secara ekstrem.
Bagaimana Cara Kerja Kamera Periskop?
Secara sederhana, prosesnya dapat digambarkan seperti berikut:
Cahaya dari objek → masuk melalui bukaan kamera → dibelokkan oleh prisma → melewati susunan lensa → mencapai sensor gambar → diproses menjadi foto
Prisma berperan penting karena mengubah arah perjalanan cahaya.
Dengan perubahan arah tersebut, susunan lensa dapat ditempatkan secara horizontal di dalam bodi smartphone.
Inilah perbedaan desain utama antara kamera periskop dan modul kamera yang menggunakan jalur optik lebih konvensional.
Kamera Periskop vs Kamera Telefoto
Kamera periskop dan telefoto sangat berkaitan, tetapi keduanya bukan istilah yang sepenuhnya sama.
Telefoto menggambarkan karakteristik kamera dengan focal length panjang dan sudut pandang lebih sempit.
Periskop menggambarkan desain optik yang digunakan untuk memungkinkan focal length panjang tersebut ditempatkan dalam ruang smartphone yang terbatas.
Dengan kata lain:
Periskop dapat digunakan untuk membuat kamera telefoto dengan kemampuan zoom yang lebih jauh.
Baca artikel sebelumnya:
Apa Itu Kamera Telefoto pada HP?
Perbandingan Telefoto Konvensional dan Periskop
| Aspek | Telefoto Konvensional | Periskop |
|---|---|---|
| Focal length | Panjang | Dapat dibuat lebih panjang |
| Jalur optik | Lebih konvensional/lurus | Dilipat |
| Penggunaan ruang | Membutuhkan ruang sesuai panjang optik | Memanfaatkan ruang horizontal |
| Zoom | Umumnya lebih rendah hingga menengah | Cocok untuk pembesaran lebih tinggi |
| Prisma | Tidak selalu digunakan | Elemen penting pada desain periskop |
| Smartphone | Banyak digunakan | Umumnya pada perangkat dengan zoom jarak jauh |
Ini bukan aturan mutlak karena setiap produsen dapat menggunakan desain modul yang berbeda.
Apakah Semua Kamera Periskop Memiliki Zoom 5x?
Tidak.
Angka 5x bukan definisi kamera periskop.
Kamera periskop dapat digunakan untuk berbagai tingkat pembesaran tergantung desain optik, focal length, sensor, dan sistem kamera yang digunakan.
Sebagai contoh, Qualcomm pernah mendokumentasikan smartphone dengan kamera telefoto 3x optical zoom dan desain smartphone modern juga dapat menggunakan teknologi periskop untuk kemampuan zoom yang lebih tinggi.
Jadi:
Periskop ≠ otomatis 5x
dan
5x ≠ otomatis semua menggunakan desain yang sama.
Apa Hubungan Kamera Periskop dengan Optical Zoom?
Kamera periskop dapat digunakan untuk menyediakan optical zoom atau kamera telefoto dengan focal length yang lebih panjang.
Optical zoom memanfaatkan karakteristik optik kamera, berbeda dengan digital zoom yang memperbesar gambar melalui pemrosesan.
Sony menjelaskan bahwa digital zoom dapat dilakukan dengan mengambil sebagian gambar lalu memperbesarnya, sehingga detail tidak bertambah seperti pada pembesaran optik.
Karena itu, keberadaan kamera periskop dapat menjadi salah satu hardware penting untuk kemampuan zoom jarak jauh pada smartphone.
Periskop vs Digital Zoom
| Aspek | Kamera Periskop | Digital Zoom |
|---|---|---|
| Prinsip | Sistem optik | Pemrosesan digital |
| Hardware khusus | Ya | Tidak selalu |
| Focal length | Panjang | Tidak benar-benar berubah |
| Pembesaran | Menggunakan kemampuan optik | Cropping/pemrosesan |
| Detail | Dapat mempertahankan detail optik pada rentang yang didukung | Dapat kehilangan detail jika terlalu tinggi |
| Penggunaan | Zoom jarak jauh | Pembesaran tambahan |
Namun, smartphone modern dapat menggabungkan keduanya.
Misalnya:
Kamera periskop + computational photography + digital zoom
sehingga kemampuan zoom keseluruhan bisa lebih tinggi daripada pembesaran optik kamera periskop saja.
Apa Itu Hybrid Zoom pada Kamera Periskop?
Hybrid zoom merupakan kombinasi berbagai teknologi kamera untuk menghasilkan pembesaran yang lebih tinggi.
Sistem dapat menggabungkan:
kamera utama;
kamera telefoto;
kamera periskop;
cropping;
multi-frame processing;
computational photography;
dan algoritma peningkatan detail.
Misalnya sebuah smartphone memiliki kamera periskop 5x tetapi menawarkan zoom hingga 30x atau 50x.
Angka tersebut tidak berarti sensor periskop secara fisik memiliki focal length setara 30x atau 50x.
Pembesaran di atas kemampuan optik dapat melibatkan pemrosesan digital.
Mengapa Kamera Periskop Biasanya Memiliki Zoom Tinggi?
Karena desain optik terlipat memungkinkan produsen menyediakan jalur optik yang lebih panjang di ruang yang tersedia di dalam smartphone.
Focal length yang lebih panjang menghasilkan sudut pandang yang lebih sempit.
Sudut pandang yang lebih sempit memungkinkan objek jauh memenuhi bagian frame yang lebih besar.
Itulah sebabnya desain periskop banyak digunakan pada smartphone yang mengutamakan kemampuan zoom jarak jauh.
Apakah Kamera Periskop Memiliki OIS?
Bisa.
Bahkan stabilisasi menjadi sangat relevan pada kamera dengan focal length panjang.
Semakin sempit sudut pandang kamera, gerakan kecil pada tangan dapat lebih mudah terlihat pada hasil gambar.
Karena itu, beberapa kamera telefoto/periskop dilengkapi OIS.
Contohnya, dokumentasi spesifikasi Qualcomm Smartphone for Snapdragon Insiders mencantumkan kamera telefoto 3x optical zoom dengan 4-axis optical image stabilization.
Pelajari lebih lanjut:
Mengapa OIS Penting pada Kamera Periskop?
Bayangkan melihat objek menggunakan teropong.
Sedikit gerakan tangan akan membuat objek terlihat bergeser cukup jauh di dalam bidang pandang.
Hal yang sama dapat terjadi pada kamera dengan focal length panjang.
Karena itu, OIS dapat membantu mengurangi efek camera shake dengan mengompensasi gerakan kamera secara optik.
Namun, OIS tetap tidak dapat menghilangkan semua gerakan.
Pergerakan subjek, misalnya orang yang bergerak cepat, merupakan persoalan yang berbeda dari camera shake.
Kamera Periskop untuk Foto Jarak Jauh
Salah satu fungsi utama kamera periskop adalah mengambil foto objek yang jauh.
Contohnya:
panggung konser;
pertandingan olahraga;
bangunan;
bulan;
satwa;
kendaraan;
objek arsitektur;
atau subjek yang tidak mudah didekati.
Lensa telefoto memang dirancang untuk membantu mengambil gambar subjek yang jauh. Sony juga menjelaskan bahwa focal length panjang sangat berguna untuk subjek seperti satwa, pesawat, dan olahraga.
Kamera Periskop untuk Portrait
Kamera periskop juga dapat digunakan untuk portrait.
Namun, apakah hasil portrait lebih bagus atau tidak sangat bergantung pada focal length, jarak pengambilan gambar, sensor, aperture, software, dan preferensi fotografi.
Focal length panjang dapat menghasilkan karakter perspektif yang berbeda dan membantu menghasilkan latar belakang yang tampak lebih dekat terhadap subjek.
Karakter tersebut merupakan salah satu ciri umum fotografi telefoto.
Kekurangan Kamera Periskop
Meskipun menawarkan kemampuan zoom tinggi, kamera periskop juga memiliki keterbatasan.
1. Modul kamera lebih kompleks
Desain folded optics membutuhkan susunan komponen yang lebih kompleks dibandingkan kamera sederhana.
2. Membutuhkan ruang internal
Walaupun jalur optik dilipat, modul tetap membutuhkan ruang di dalam bodi smartphone.
3. Performa cahaya rendah dapat berbeda
Kamera periskop tidak otomatis memiliki performa malam hari yang sama dengan kamera utama.
Hal ini dipengaruhi oleh ukuran sensor, aperture, kemampuan lensa, dan pemrosesan gambar.
4. Stabilisasi menjadi lebih penting
Focal length panjang membuat camera shake lebih mudah terlihat.
Karena itu, OIS atau sistem stabilisasi lainnya dapat menjadi sangat penting.
5. Tidak selalu digunakan pada semua kondisi
Smartphone dapat berpindah dari kamera periskop ke kamera lain tergantung tingkat zoom, pencahayaan, jarak fokus, dan algoritma kamera.
Kamera Periskop vs Kamera Utama
| Aspek | Kamera Utama | Kamera Periskop |
|---|---|---|
| Sudut pandang | Lebih luas | Lebih sempit |
| Focal length | Lebih pendek | Lebih panjang |
| Penggunaan utama | Foto umum | Objek jauh |
| Zoom | Titik awal sistem zoom | Zoom telefoto jarak jauh |
| Stabilisasi | Tergantung perangkat | Sangat berguna |
| Cahaya rendah | Sering menjadi kamera utama | Bergantung desain |
Kamera utama biasanya tetap menjadi kamera yang paling serbaguna.
Kamera periskop berfungsi sebagai kamera khusus untuk kebutuhan pembesaran dan objek jauh.
Kamera Periskop vs Kamera Ultrawide
Keduanya memiliki fungsi yang hampir berlawanan.
Ultrawide menggunakan bidang pandang sangat luas.
Periskop menggunakan bidang pandang jauh lebih sempit.
| Kamera | Karakter |
|---|---|
| Ultrawide | Memasukkan area lebih luas |
| Wide/Main | Kamera serbaguna |
| Telefoto | Memperbesar objek |
| Periskop | Telefoto dengan focal length panjang |
Karena itu, kamera periskop bukan pengganti kamera ultrawide.
Keduanya justru saling melengkapi.
Apakah Kamera Periskop Selalu Lebih Bagus?
Tidak otomatis.
Kamera periskop memberikan kemampuan yang berbeda, terutama untuk objek jauh.
Namun kualitas hasil foto tetap dipengaruhi oleh:
sensor;
resolusi;
focal length;
aperture;
kualitas lensa;
OIS;
ISP;
computational photography;
pencahayaan;
dan software kamera.
Dua smartphone yang sama-sama memiliki kamera periskop 5x dapat menghasilkan foto yang berbeda.
Bagaimana Cara Mengetahui HP Memiliki Kamera Periskop?
Periksa spesifikasi resmi smartphone.
Cari istilah:
Periscope Telephoto
Periscope Camera
Periscope Lens
Folded Telephoto
Folded Optics
5x Optical Zoom
10x Optical Zoom
Perhatikan juga spesifikasi:
focal length ekuivalen;
aperture;
ukuran sensor;
resolusi;
OIS;
kemampuan video.
Jangan hanya menggunakan angka zoom sebagai indikator.
Apakah Kamera Periskop Bisa Digunakan untuk Video?
Bisa.
Namun, video menggunakan kamera dengan focal length panjang dapat lebih sensitif terhadap guncangan.
Karena itu, stabilisasi sangat penting.
OIS dapat membantu mengurangi camera shake secara optik, sedangkan EIS dapat membantu melakukan koreksi secara digital.
Kombinasi keduanya dapat digunakan pada perangkat tertentu.
Untuk memahami perbedaannya:
Apa Itu OIS pada Kamera HP?
Apa Itu EIS pada Kamera HP?
OIS vs EIS: Apa Perbedaannya?
Kamera Periskop dan Computational Photography
Kamera periskop modern tidak berdiri sendiri.
Hasil akhirnya dapat dipengaruhi oleh computational photography.
Software dapat menggabungkan data dari beberapa frame atau beberapa kamera untuk menghasilkan gambar dengan detail yang lebih baik.
Qualcomm menjelaskan bahwa sistem kamera smartphone dapat menggabungkan kamera telefoto dengan pemrosesan untuk menghasilkan pengalaman zoom yang lebih baik.
Karena itu, kemampuan zoom smartphone modern bukan hanya persoalan lensa.
Hardware + ISP + sensor + software + AI/computational photography dapat bekerja bersama.
FAQ Kamera Periskop
Apa itu kamera periskop pada HP?
Kamera periskop adalah desain kamera telefoto yang menggunakan jalur optik terlipat untuk menyediakan focal length panjang dalam ruang smartphone yang terbatas.
Apa bedanya kamera periskop dan telefoto?
Telefoto menggambarkan kamera dengan focal length panjang, sedangkan periskop merupakan desain optik yang dapat digunakan untuk menyediakan focal length panjang tersebut dalam bodi smartphone.
Apakah kamera periskop selalu 5x?
Tidak. Tingkat pembesaran tergantung desain kamera dan focal length yang digunakan.
Apakah kamera periskop menggunakan OIS?
Sebagian kamera periskop dilengkapi OIS, tetapi dukungannya bergantung pada perangkat.
Apakah kamera periskop lebih bagus daripada kamera telefoto biasa?
Tidak bisa disimpulkan secara umum. Periskop menawarkan desain yang memungkinkan focal length lebih panjang, tetapi kualitas foto tetap dipengaruhi sensor, lensa, stabilisasi, ISP, dan software.
Apakah kamera periskop sama dengan digital zoom?
Tidak. Kamera periskop merupakan hardware optik, sedangkan digital zoom menggunakan pemrosesan atau cropping digital.
Apakah kamera periskop bisa digunakan untuk foto bulan?
Bisa digunakan untuk memotret objek yang sangat jauh seperti bulan, tetapi hasilnya bergantung pada kemampuan sensor, focal length, stabilisasi, kondisi atmosfer, dan pemrosesan kamera.
Kesimpulan
Kamera periskop adalah desain kamera telefoto dengan jalur optik yang dilipat sehingga smartphone dapat menggunakan focal length panjang tanpa membutuhkan susunan lensa lurus yang terlalu panjang.
Teknologi ini sangat berguna untuk kemampuan zoom jarak jauh, terutama pada smartphone yang menawarkan pembesaran optik tinggi.
Namun, keberadaan kamera periskop saja tidak menjamin kualitas zoom terbaik. Sensor, focal length, aperture, OIS, ISP, dan computational photography semuanya ikut menentukan hasil akhir.
Karena itu, ketika membandingkan kamera periskop pada HP, jangan hanya melihat angka 5x, 10x, atau 50x. Periksa spesifikasi hardware dan bagaimana sistem kamera tersebut bekerja secara keseluruhan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar